Budidaya Ternak Jangkrik Madu

0
229
views
Budidaya Jangkrik
Budidaya Jangkrik

Rabu, 24 Desember 2014. Tingginya permintaan akan kebutuhan jangkrik di kecamatan simpang pematang kab. Mesuji terbilang cukup tinggi, disamping untuk umpan memancing pakan jangkrik menjadi salah satu makanan burung dan Ayam yang banyak dicari oleh pemelihara/peternak burung karena kadar proteinnya yang tinggi.

Setelah dilakukan pengecekan kebutuhan dan harga pasar, dalam satu kios pedagang jangkrik membutuhkan sekitar 10-15Kg jangkrik/minggu. Hal ini membuat beberapa orang untuk beternak jangkrik. Seperti yang ada di kelompok tani sumber jaya desa jaya sakti kec.Simpang Pematang kab.Mesuji yang telah mencoba membudidayakan jangkrik. Berawal dari pembelian indukan jangkrik, peneluran dan penetasan dengan media pasir, pemeliharaan nimfa (anak jangkrik yang baru menetas), membutuhkan waktu 40-45 Hari hingga jangkrik siap dipasarkan.

Meskipun beberapa orang di wilayah mesuji sudah ada yang beternak jangkrik, seperti di desa brabasan dan sekitarnya, namun belum memenuhi kecukupan akan kebutuhan jangkrik, mengingat  kebutuhan dan hasil panen yang belum seimbang. Sehingga budidaya ternak jangkrik ini sangat potensial dikembangkan di kabupaten Mesuji, khususnya di kecamatan Simpang Pematang.

Syarat lokasi yang perlu diperhatikan dalam budidaya jangkrik adalah menjaga dari pemangsa, terhindar dari sinar matahari langsung, menjaga kebersihan dan kelembaban ruangan, membuat sirkulasi udara yang baik dan jauh dari kebisingan. Tujuan budidaya ternak jangkrik ini selain sebagai tambahan pendapatan sampingan juga dapat dikelola sebagai usaha ekonomis skala kecil, menengah dan besar, karena dalam budidaya ternak jangkrik ini tidak membutuhkan keahlian khusus, hanya perlu ketelitian dan kesabaran.(Musa).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here