“GASPOL” BPP ENTRI KEBUTUHAN PUPUK BERSUBSIDI 2022

0
35
views

Petugas entri pupuk bersubsidi di tingkat Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di Kabupaten Mesuji kebut proses input data petani dan kebutuhan pupuknya melalui Sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) pupuk bersubsidi untuk kebutuhan tahun 2022.

e-RDKK Pupuk Bersubsidi merupakan rencana kebutuhan pupuk kelompoktani selama satu tahun, yang selanjutnya dilakukan rekapitulasi dan verifikasi secara berjenjang dari tingkat desa, tingkat BPP, tingkat kabupaten sampai tingkat pusat.

“e-RDKK ini sangat penting mengingat pupuk tersebut nantinya akan di gunakan oleh kelompok tani untuk 1 tahun berikutnya yakni tahun 2022 sehingga pada tahun tersebut para petani yang tergabung dalam kelompok tani dan gabungan kelompok tani terjamin ketersediaan pupuknya,̕̕̕ ̕ ungkap Zaenudin, Kasie Data, Teknologi dan Informasi Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji.

Ia mengatakan berdasarkan data e-RDKK pupuk bersubsidi sampai dengan hari ini (14/10/2021), sudah 80,9%  data petani masuk ke sistem tersebut. Dengan rincian, BPP Way Serdang 4547 petani (100,7%), BPP Simpang Pematang 2019 petani(86%), BPP Tanjung Raya 7029 petani (108,5%), BPP Panca Jaya 144 petani (8,5%), BPP Mesuji 2304 petani (63%), BPP Mesuji Timur 1543 petani (24,8%) dan BPP Rawajitu Utara  4844 petani(91,2%).

Lanjut Zaenudin, e-RDKK sudah terintegrasi dengan Sistem Manajemen Informasi Penyuluhan Pertanian (SMIPP) yang berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) Ditjen Dukcapil. Bahkan, tambahnya, e-RDKK juga terkoneksi secara daring  ke Balai Penyuluhan Pertanian.

Dia berharap tak ada lagi keterlambatan distribusi pupuk subsidi kepada petani. Sebab, kata Zaenudin, penerima bantuan pupuk subsidi sudah terdata dengan jelas berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disusun kelompok tani bersama penyuluh pertanian berdasarkan kebutuhan anggotanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here