Hama Tanaman Cabai yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

0
66
views
Hamparan tanaman di lahan

Salah satu risiko yang paling ditakutkan ketika menanam cabai saat musim hujan adalah serangan hama. Hama tanaman cabai biasanya berkembang dengan pesat ketika musim hujan karena tingkat kelembapan yang tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui tindakan pengendalian yang tepat untuk mengantisipasi serangan yang bisa terjadi kapan saja.

hama tanaman cabai

Thrips

Hama ini berukuran sangat kecil, lembut, dan berwarna kuning. Setelah dewasa, berubah menjadi kecokelatan dengan bagian kepala yang berwarna hitam. Hama ini bisa berkembang biak dengan sangat cepat sehingga tidak bisa diabaikan begitu saja. Hama thrips juga merupakan perantara penyakit virus lain yang dapat menyerang tanaman cabai.

Hama thrips pada musim hujan akan menjadi lebih resisten terhadap insektisida yang kurang tepat. Tanaman yang terserang thrips akan memiliki bercak-bercak keperakan pada daun muda dan daun menjadi keriting. Pengendalian bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida Galil 300 SC 1 ml/l.

Ulat buah

Ulat buah menyerang buah cabai sehingga cabai tidak bisa dijual. Pengendalian ulat buah dapat dilakukan dengan insektisida Rimon Fast 1—2 ml/l atau Royalcyper 250 EC 1 ml/l untuk mengatasi serangan pada instar akhir. Jika serangan masih dalam batas wajar, Anda hanya perlu menggunakan salah satu insektisida.

Ulat daun

Ulat daun dapat menyerang daun tanaman sehingga produktivitas pohon menjadi terhambat. Pengendalian ulat daun sama seperti ulat buah.

Lalat buah

Populasi lalat buah dapat semakin meningkat ketika musim hujan. Lalat akan meletakkan telurnya di dalam buah cabai dan membiarkan larvanya menetas di dalam buah. Larva akan memakan bagian dalam buah dan melompat ke tanah ketika sudah dewasa. Pengendalian lalat dapat dilakukan dengan membakar buah yang sudah rontok dan memasang perangkap petrogenol untuk menjebak lalat.

Baca Juga:  Jangan Lupa Berikan Naungan pada Bibit Lada yang Baru Ditanam

Ulat tanah

Ulat tanah berwarna cokelat gelap dengan alur cokelat yang berada di kedua sisi tubuhnya. Ulat tanah dapat dikendalikan dengan cara membuat perangkap berupa galian tanah sedalam 20 cm. Isi galian tanah tersebut dengan dedaunan dan sisa bibit cabai yang sudah tidak terpakai. Semprotkan Rimon Fast pada daun tersebut dengan konsentrasi 0,5—1 ml/l.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here