JELANG IDUL ADHA, DINAS PERTANIAN LAKUKAN PEMERIKSAAN HEWAN QURBAN

0
20
views

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, serta upaya kewaspadaan terhadap Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), maka Tim Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji yang terdiri dari Petugas Medik, Paramedik Veteriner,  Petugas Teknis Peternakan dan Petugas IB melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan hewan sebelum ternak dipotong (antemortem) di tempat penjualan dan tempat pemotongan hewan kurban. Dari hasil pemeriksaan kesehatan hewan tersebut petugas/ dokter hewan menerbitkan surat keterangan kesehatan hewan untuk ternak kurban yang telah diperiksa kesehatannya.

Selain melakukan pemeriksaan dan pengawasan juga memberikan sosialisasi, komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat untuk meningkatkan pemahaman terhadap bahaya penyakit menular yang bersifat zoonosis dan upaya pencegahannya, serta upaya pencegahan penyebaran Covid-19, untuk tetap menjaga protokol kesehatan sesuai arahan Pemerintah.

Sasaran pemeriksaan antemortem difokuskan pada ternak kurban yang berada di tempat penampungan penjual ternak kurban dan lembaga yang memberikan fasilitas pemotongan kurban di Kabupaten Mesuji, sedangkan untuk pemeriksaan postmortem dilakukan di masjid-masjid, musholla dan tempat pemotongan lainnya pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 15 s/d 21 Juli 2021.

Kepala Bidang Peternakan, Ir. Joni Hendri, MM menyampaikan untuk tahapan persiapan pelaksanaan kurban, pihaknya melakukan pemeriksaan fisik sebelum hewan disembelih di beberapa lokasi penampungan hewan. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar hewan kurban telah memenuhi syarat baik secara aspek syariatnya maupun aspek kesehatan hewannya.

Ia menyebutkan, syarat hewan ternak yang layak digunakan untuk kurban harus dalam keadaan sehat, cukup umur dan tidak cacat.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat supaya selalu menerapkan Prokes guna mencegah dan memutus rantai penularan covid19, khususnya dalam proses pelaksanaan kurban. Pemeriksaan antemortem sebelum penyembelihan dan pemeriksaan postmortem (setelah hewan disembelih) dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh dan mengkonsumsi daging yang ASUH yaitu Aman-Sehat-Utuh-Halal.

Untuk tahun 2021 ini, jumlah hewan kurban sapi sebanyak 373 ekor, kambing 2131 ekor dan kerbau 1 ekor. Jumlah ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya yang jumlah sapinya 308 ekor dan kambing 2049 ekor.

Dari hasil pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban yang dilakukan di lapak/ kandang/ tempat penjualan hewan kurban, secara umum ternak atau hewan kurban yang diperiksa sebagian besar layak untuk menjadi hewan kurban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here