Pembelajaran Korporasi Petani Mesuji di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

0
1
views

Berangkat dari permasalahan tersebut Kementerian Pertanian mendorong korporasi petani sebagai model kelembagaan kerja sama ekonomi kelompok petani dengan orientasi agribisnis melalui konsolidasi lahan menjadi satu hamparan dengan menjamin kepemilikan lahan masing-masing petani. Dengan korporasi petani, pengelolaan sumber daya bisa lebih optimal karena dilakukan secara lebih terintegrasi, konsisten, dan berkelanjutan sehingga terbentuk usaha yang lebih efisien, efektif dan memiliki standar mutu tinggi mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

Melalui Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), Kementan melakukan kegiatan pelatihan korporasi petani untuk beberapa wilayah termasuk Kabupaten Mesuji. Korporasi petani padi akan membawa banyak manfaat bagi petani diantaranya meningkatkan kapasitas kelembagaan petani, meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan, memotong distribusi produk pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Dalam Kegiatan ini Kabupaten Mesuji mengirimkan 4 orang peserta terdiri dari unsur petani (2 orang), Penyuluh Pertanian (1 orang) dan Petugas Dinas Pertanian (1 orang) bersama perwakilan dari kabupaten lain (21 orang) yang akan mengikuti pembelajaran  budidaya tanaman padi dan pengembangan Denfarm Pertanian Modern Karawang, pengenalan  varietas dan pemuliaan tanaman, teknik pengendalian hama dan penyakit utama padi serta dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke gudang dan processing plant.

Dengan berbagai insentif kemudahan mulai dari  jaminan pasar, bantuan modal kerja dan sarana produksi, jaminan ketersediaan input, bebas premi asuransi dan bebas bunga pinjaman diharapkan petani penangkar benih yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi perintis korporasi petani membangun jiwa  kewirausahaan dan kemandirian benih padi bermutu di Kecamatan Rawajitu Utara sekaligus supplier benih padi bermutu  bagi wilayah lain.(Zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here