Pencegahan dan Pengendalian Gulma

0
0
views

Dalam rangka pendampingan petani yang mendapatkan bantuan herbisida gora dari kementerian pertanian, Koordinator penyuluh pertanian BPP Panca Jaya melaksanakan penyuluhan mengenai pengendalian gulma dalam budidaya tanaman di Ruang Pertemuan BPP Panca Jaya.

Gulma adalah tanaman yang tidak dikehendaki tumbuh diantara pertanaman budi daya. Karena kompetisi dalam mendapatkan hara di tanah, perolehan cahaya matahari dan keluarnya substansi alelopatik dan  beresiko menjadi sarang hama dan penyakit. Sehingga keberadaan gulma dapat mengganggu pertumbuhan tanaman utama.

Pengendalian gulma adalah usaha yang dilakukan untuk menekan laju perkembangbiakan gulma agar tidak mengganggu tanaman budidaya. Gulma di lahan sawah tidak harus selalu dikendalikan dari awal sampai panen. Pengendalian harus dilakukan pada waktu yang tepat sehingga biaya produksi, waktu dan tenaga dapat ditekan seminimal mungkin.

Terdapat beberapa pengendalian gulma yang dapat diterapkan petani diantaranya  :

a. Upaya Pencegahan

  1. Pembersihan lahan dari gulma sebelum membudidayakan tanaman.
  2. Pemisahan biji gulma yang mungkin ikut tercampur di benih atau yang melekat pada alat-alat pertanian.
  3. Penggunaan pupuk kandang yang sudah matang guna mencegah kontaminasi biji gulma.
  4. Pencegahan pengangkutan tanaman, tanah maupun benda yang memberikan potensi pemindahan benih gulma maupun gulma ke lahan budidaya.

b. Upaya Pengendalian

1. Pengendalian Mekanis

Merupakan pengendalian gulma yang dilakukan oleh petani dengan alat-alat pertanian melalui kegiatan pengolahan tanah, pembabatan (pemangkas), penggenangan dan pembakaran.

2. Pengendalian Kimiawi

Pengendalian gulma cara kimiawi dengan menggunakan herbisida. Cara ini efektif dilakukan karena dapat menghemat waktu dan tenaga namun penggunaan herbisida secara terus menerus pada lahan pertanian berdampak merugikan seperti terjadinya pergeseran gulma dominan, resistensi beberapa jenis gulma, gangguan kesehatan pemakai serta keracunan pada tanaman dan hewan peliharaan. Aplikasi herbisida sebaiknya dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 – 08.00 pagi dan disesuaikan dengan kondisi angin dan curah hujan.

Diharapkan dengan penyuluhan tentang pengendalian gulma ini, para petani di Panca Jaya dapat lebih bijaksana dalam memilih teknik pengendalian gulma yang efektif dan efisien dengan memperhatikan pelestarian lingkungan. (Zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here