Pengering Padi Plastik Ultra Violet di Desa Pangkal Mas Mulya Kec. Mesuji Timur,

0
3
views

Keberadaan Pengering Plastik Ultra Violet (UV) bantuan Kementerian Pertanian di Desa Pangkal Mas Mulya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji disambut antusias para petani sekitar. Sebab, mereka tak lagi khawatir dengan kualitas padi yang dipanen, meski cuaca terus menerus hujan. Biasanya proses penjemuran padi di lantai jemur konvensional membutuhkan 5 hari, proses ini bisa bertambah lama jika diguyur hujan. Namun, dengan adanya instalasi Ultra Violet (UV), petani hanya butuh 2 hari untuk mengeringkan padi.

Instalasi pengering ini terdiri dari rumah plastik UV berkerangka besi dengan ukuran 10 m x 22 m dan tinggi 3 m. Plastik UV cukup baik menyerap panas. Rumah plastik yang dibangun itu memiliki efek seperti rumah kaca. Ketika cuaca terang, plastik UV bekerja dengan menangkap sinar matahari. Radiasi panas surya yang terdiri dari gelombang panjang dan pendek itu menembus rumah plastik dan terperangkap di dalamnya. Akibatnya suhu di dalam rumah plastik lebih tinggi dibandingkan di luar ruangan sehingga air di gabah menguap.

Cara Pengeringan di Rumah UV Dryer :

  1. Gelar dan sebar

Hamparkan gabah basah (sekitar 25% kadar air) pada permukaan lantai, kemudian ratakan ketebalannya. Semakin tipis hamparan maka akan semakin baik proses pengeringannya.

  1. Pembalikan gabah

Proses pembalikan gabah sangat penting untuk mempercepat proses pengeringan, terutama setelah 30 menit pertama pengeringan, karena pada saat itulah laju pengeringan berada di fase tertinggi. Selanjutnya, lakukan pembalikan setiap 2 jam.

Ketika pembalikan gabah, ventilasi udara di buka untuk memberi kenyamanan bagi petani dalam yang bekerja didalam selama pembalikan.

Dengan penggunaan rumah plastik UV proses pengeringan hasil panen dapat menjadi lebih efektif dan efisien dimana proses pengeringan lebih cepat, lebih hemat tenaga, dan hasil pengeringan memiliki kualitas yang lebih baik.

UV dryer bantuan sarana pascapanen ini yang diberikan kepada petani merupakan stimulan penerapan pascapanen yang baik dan benar, sehingga diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi melalui penurunan susut hasil, peningkatan kualitas, efisiensi tenaga kerja, dan percepatan panen padi.(Zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here