PESTISIDA NABATI SALAH SATU ALTERNATIF PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT PADA TANAMAN YANG AMAN, MURAH, DAN RAMAH LINGKUNGAN

0
315
views

demo pestisida nabatiSelasa 6 September 2016 bertempat di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji dilaksanakan kegiatan Kursus Tani Pembuatan Pestisida Nabati dengan menggunakan bahan – bahan alami yang terdapat disekitar kita.  Pengenalan terhadap pestisida nabati diharapkan akan mampu merubah pola pikir petani dalam pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman dari pengendalian secara kimia bergeser kepada pengendalian secara organik sehingga akan dapat menghasilkan produk yang lebih aman untuk dikonsumsi dan mengurangi dampak dari penggunaan pestisida kimia terhadap lingkungan.  Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan Kursus Tani ini adalah Bapak Bambang Teguh Wiyono selaku Penyuluh Swadaya di Kecamatan Simpang Pematang dan Bapak Agus Sulistyo selaku salah satu petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Kabupaten Mesuji.

Adapun bahan – bahan yang digunakan dalam pembuatan Pestisida Nabati yaitu Buah Mojo, Daun Dlingo, Daun Sirsak, Daun Mimba, Akar Tuba, Tembakau, dan Bawang Putih.  Cara Pembuatannya yaitu dengan cara menumbuk satu atau beberapa jenis bahan diatas kemudian diberi air dan campuran spritus atau minyak kayu putih dan didiamkan selama beberapa waktu didalam toples atau wadah lainnya baru kemudian air rendaman tersebut dapat digunakan untuk menyemprot tanaman yang terserang Hama atau Penyakit.  Khasiat atau manfaat dari pestisida nabati dengan bahan – bahan tersebut yaitu untuk mengatasi Hama Wereng, Walang Sangit, Ulat Daun, dan fungisida untuk tanaman padi.  Kelebihan dari Pestisida Nabati ini adalah tidak ada batas dosis penggunaan karena tidak membahayakan bagi tanaman terkecuali Pestisida Nabati berbahan Bawang Putih tidak dianjurkan digunakan berlebihan karena memiliki sifat panas yang dikhawatirkan akan merusak tanaman.  Sifat dari Pestisida Nabati adalah tidak langsung membunuh Hama akan tetapi hanya mengusir atau mengendalikan populasi hama tersebut.  Kegiatan kursus tani ini diikuti oleh sepuluh orang petani dari wilayah Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji.

(Fitriyana,S.P. PPL Desa Jaya Sakti Kecamatan Simpang Pematang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here