“PROBLEMA, KOORDINASI DAN SOLUSI”

0
7
views

445Acara Koordinasi yang rutin di gelar BP4K Kabupaten Mesuji setiap awal bulannya melalui rapat koordinasi (Rakor) kali ini di gelar akhir bulan dengan menggunakan Momen Idul fitri 1436 H yang jatuh pada bulan juli tahun ini. Momen ini di manfaatkan oleh Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan kabupaten Mesuji untuk menggelar rapat koordinasi tersebut sekaligus halal bihalal dengan seluruh fungsional penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Mesuji.
Dalam rapat koordinasi tersebut, penyuluh pertanian yang berasal dari 7 (tujuh) kecamatan mendapat kesempatan untuk memperoleh pengarahan dan juga bimbingan langsung dari penjabat sekretaris daerah kabupaten mesuji yakni Sukarman,S.H yang belum lama di lantik menggantikan Sekretaris daerah yang memasuki masa pensiun. Hadir dalam rapat koordinasi tersebut mendampingi Pj. sekda adalah Inspektur Kabupaten Mesuji Supratomo,S.E.M.Si dan juga sekretaris dinas pertanian tanaman pangan dan hortikultura yakni Rosidin,S.P.
Rakor ini berlangsung pada hari selasa, tanggal 28 Juli 2015 di aula BP3K Kecamatan Tanjung Raya. Kepala BP4K dalam sambutannya menuturkan menyambut baik pengarahan dan bimbingan di berikan baik oleh Sukarman,S.H. Supratomo,S.E.M.Si ataupun pemaparan dari Rosidin,S.P kepada seluruh peserta fungsional penyuluh pertanian yang terdiri dari PPL PNS, THL dan penyuluh swadaya.
Pada kesempatan ini Pj. Sekda Kab. Mesuji dalam arahan dan bimbingannya menekanan pentingnya aksi setiap penyuluh pertanian dalam memberikan solusi atas masalah – masalah yang di hadapi petani. Peran aktif penyuluh dapat berupa sumbangan pikiran ataupun tindakan yang dapat memberikan pertimbangan petani dalam mengambil keputusan untuk mengatasi permasalahan yang tengah di hadapi, mengingat saat ini para petani di hadapkan dengan masalah ancaman kelangkaan sumber air untuk lahan sawahnya. Selain itu, beliau memberikan bimbingan mengenai pencatatan dalam bentuk laporan yang selama ini sering luput.
Masih dalam kesempatan yang sama, inspektur juga menyampaikan setiap pegawai termasuk fungsional penyuluh pertanian yang bertugas di masing – masing wilayah binaannya tetap mengedepankan disiplin pegawai sesuai dengan aturan yang berlaku dan juga pentingnya jalinan koordinasi selain dengan petani yakni dengan seluruh pihak yang terkait seperti aparat kampung dan dinas pertanian, tanaman pangan dan hortikultura dalam mengatasi masalah – masalah bidang pertanian yang kemungkinan dapat timbul di lapangan sehari – harinya (lee/Nanang).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here