ALAT TUGAL PADI HEMAT TENAGA KERJA PADA LAHAN KERING.

0
12
views

Saat –saat sekarang ini terjadi kekurangan tenaga kerja kususnya untuk tenaga tanam, sistim gotong royong tanam padi seperti pada jaman dahulu sudah tidak ada lagi dan tidak efektif karena selain perlu tenaga yang banyak juga biaya yang lebih. Bagi petani yang menerapkan usaha tani padi pada lahan sawah dengan cara tanam padi gogo rancah atau kusus bertanam padi pada lahan kering / padi gogo yang mana kegiatan tanam dimulai pada awal musim hujan memerlukan cara tanam dengan tugal, untuk mengatasi hal diatas Penyuluh Pertanian dan pengurus poktan yang ada di desa Tanjung Menang Raya Kecamatan Mesuji Timur , mengenalkan  penggunaan alat tugal manual  yang berbentuk roda yang didorong, dari keunggulan alat tugal ini diharapkan dapat sengatasi kekurangan tenaga kerja tanam dan menghemat biaya tanam.

 

Alat ini hanya bisa menanam satu baris dengan jarak tanam yang sudah di setel ( 25 cm), agar hasil nya baik diperlukan tali untuk meluruskan arah alat tanam tersebut.

 

Keuntungan alat tugal manual :

  • Dioperasikan cukup 2 (dua) orang untuk satu alat tugal
  • Untuk luas lahan 1 hektar memerlukan waktu  1,5  Hari
  • Biaya upah/ jasa alat lebih murah dibandingkan upah tenaga tanam tugal seperti biasanya.

 

Kelemahannya:

  • Harga alat yang cukup mahal berkisar 1.700,000,- per unit.
  • Sering terjadi kerusakan pada alat ( yang disebut pelindung benih dan alat tajuknya)
  • Bila kondisi tanah basah, tanah mudah menutupi alat tajuknya.

 

Cara mengoperasionalkan :

  • Periksa alat-alatnya bila pada bagian roda yang berputarperlu dilumasi diberi oli agar tidak mudah rusak.
  • Masukkan benih pada bak alat.
  • Letakkan dan jalankanalat yang dimulai dari pinggir lahan.
  • Benih akan keluar dari alat mata tajuk  3 – 5 biji per lubang.
  • Jarak antar tajuk 25

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here