Pelatihan Budidaya Tembakau Di Wira Bangun

0
7
views

Tembakau merupakan salah satu produk pertanian semusim non komoditas Pangan yang penting di Indonesia. Penanaman tembakau dimulai sejak bangsa Eropa masuk ke Indonesia dan mengenalkan tanaman tersebut kepada masyarakat. Sejumlah Daerah di Indonesia mengembangkan tanaman bernilai jual tinggi tersebut termasuk Kabupaten Mesuji. Pemerintah Kabupaten Mesuji sangat memperhatikan dan mendorong produk perkebunan tersebut. Salah satunya melalui pelatihan budidaya tanaman tembakau oleh Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji. Hari ini (23/06), melalui dana bagi hasil cukai tembakau, petani di Desa Wirabangun Kecamatan Simpang Pematang diberikan pelatihan budidaya tanaman tembakau yang baik dan benar agar dapat memperoleh tembakau yang berkualitas tinggi serta para petani dibekali dengan pengetahuan tentang manajemen pascapanen agar dapat mengelola usahanya dengan lebih baik. Dengan pendampingan dari Dinas Pertanian maka para petani dapat menghasilkan tembakau yang berkualitas tinggi serta harganya pun lebih tinggi.

Dalam pelatihan ini, petani diberikan pelatihan dan pengetahuan mendasar bagaimana tata cara persiapan lahan, pembibitan, pemeliharaan tanaman, pengamatan hama dan panen serta pascapanen tembakau.

Achiri Apriadi, SP, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji menjelaskan kegiatan pelatian ini juga bisa menjadi sarana untuk memberikan informasi kepada petani bahwa tembakau merupakan produk kompetitif, sehingga hasil panennya harus bermutu dan berkualitas karena jika tidak ada peningkatan, maka akan kalah bersaing dengan daerah lain.

“Kita ingin memotivasi petani dalam mengembangkan budidaya tembakau. Sehingga produktifitas dan kualitas tembakau meningkat. Dengan demikian, kesejahteraan petani tembakau juga akan meningkat,” tambah Achiri.

Di Indonesia pada dasarnya tembakau memiliki peranan penting dalam dunia industri dan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi masyarakat yang membudidayakannya. Tembakau memberikan sumbangan pada negara dalam bentuk devisa dan cukai, penyediaan lapangan pekerjaan pada masa panen, sebagai sumber pendapatan petani, buruh, serta pendapatan daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here