Teknik Pengambilan Ubinan Pada Tanaman Pangan

0
19
views

Kegiatan Ubinan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh PPL (penyuluh pertanian) untuk mendapatkan informasi tentang produksi pada tanaman pangan yang akurat dan menggambarkan kondisi terkini. Ubinan adalah luasan pada pertanaman, yang umumnya berbentuk empat persegi panjang atau bujur sangkar (untuk mempermudah perhitungan luas), yang dipilih untuk mewakili suatu hamparan pertanaman yang akan diduga produktivitasnya (hasil tanaman per hektar tanpa pematang) dengan cara menimbang hasil (kg/ubinan) dan dilakukan wawancara dengan penggarap atau pemilik lahan untuk mengumpulkan data valid yang berkaitan dengan produktivitas. Karakteristik yang dikumpulkan tersebut meliputi penggunaan pupuk, benih, pengairan pestisida, cara penanaman dan sebagainya.

Pada dasarnya kegiatan ubinan ini dilakukan pada tanaman padi sawah, padi ladang, jagung, kedelai, kacang tanah, ubi kayu dan ubi jalar. Tahap pertama yang harus dilakukan adalah menentukan hari yang tepat untuk pengambilan ubinan dan sampel ubinan yang sudah siap panen (fisiologis dan umurnya sudah tepat). Hal-hal yang harus di persiapkan secara sederhana seperti : alat ubin, tongkat, timbangan gantung, wadah sampel dan alat pemotong. Waktu pengambilan ubinan yang baik adalah dilakukan diatas jam ½ dua belas siang, karna pada waktu itu kita akan mendapatkan hasil dengan tingkat GKP panen yang serendah mungkin, sehingga kadar air dalam butir padi tersebut rendah pula.

Secara garis besar berikut langkah-langkah dalam pengambilan ubinan yaitu :

    1. Menentukan petak lahan yang akan dilakukan ubinan.
    2. Mengambil titik berbentuk petak atau bujur sangkar per hektar lahan tanaman.
    3. Memberikan tanda pada hasil pengukuran.
    4. Menghitung jumlah rumpun atau batang didalam hasil pengukuran
    5. Mengambil sampel ubinan dengan alat pemotong.
    6. Memisahkan sampel dari daun, dahan, tanah, dll.
    7. Menimbang hasil ubinan.

Berikut tabel ringkasan pengambilan ukuran ubinan untuk berbagai sistem dan jarak tanam serta konversi hasil ke produktivitas, antara lain :

Pengubinan juga menjadi tolak ukur keberhasilan dalam melakukan usaha tani. Peningkatan hasil ubinan menunjukkan adanya dampak penerapan teknologi yang telah di laksanakan. Berdasarkan hasil tersebut dapat dilakukan kegiatan evaluasi bersama untuk perbaikan usahatani yang akan datang.

Sumber: https://pertanian.ngawikab.go.id/2022/11/15/teknik-pengambilan-ubinan-pada-tanaman-pangan/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here